Strategi Pemasaran Produk Perfume

Salah satu wilayah yang terkenal adalah otoritas Condet, Jakarta Timur. Kalau Anda berkunjung ke sana, Anda akan menemukan jejeran toko-toko parfum isi ulang.

Salah satu pelaku usaha dalam mencoba peruntungan di bisnis ini adalah Zainal Abidin. Pria kelahiran Jakarta 33 tahun yang lalu di sini. turut meramaikan pasar minyak wangi isi ulang pada Condet.

Untuk melakukan promosi atau pemasaran, akan lebih baik andai kamu memanfaatkan media on the internet. Tujuannya untuk meningkatkan pemasaran, pemasaran produk, dan mempermudah Anda mendapatkan lebih melimpah calon customer. Hal inilah yang membuat trend marketing bibit parfum berkembang pesat di berbagai daerah terutama di kota-kota besar dimana para individunya sangat memprioritaskan dan memperhatikan penampilan mereka.


Selain didukung dengan peralihan orang dari menggunakan parfum beralkohol ke bibit parfum murni non alkohol, hingga inilah saat yang tepat bagi kita untuk memulai merintis bisnis usaha parfum. Selain menjual beragam tipe dan jenis parfum, Zainal juga menawarkan variasi ukuran botol yang bisa dipilih. Ukurannya mulai dari 3ml-12ml untuk bibit minyak wangi dan 15ml-100ml untuk parfum semprot. “Harga jualnya berkisar Rp2. 000-Rp2. 500 each ml, ” katanya.

Tidak heran, Anda maka akan mencium semerbak harumnya wangi parfum kala melintasi jalan ini. Lanjutnya, ia menuturkan parfum ini berasal dri produsen di Kota Surabaya. Dengan 25 jenis varian aroma wewangian original not alkohol. Masih katanya, usaha yang sudah dilakoni semasa tiga tahun belakang di sini., setiap harinya ia bisa menjual sebanyak 60 mililiter per hari.

Menurutnya, usaha wewangian akan terus diburu konsumen. Meningkatnya animo masyarakat akan parfum isi ulang tak pelak membuat bermunculannya kios minyak wangi di berbagai tempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *